PAKP LAMPUNG “dugaan bagi bagi Untung uang negara (gratifikasi cashback)SMAN 1 TRIMURJO”
Ilustrasi

Pandawanews.my.id//Lamteng
Gubernur Lampung diminta evaluasi kinerja kepala kepala sekolah terkait adanya dugaan perintah , persekongkolan mulai dari pengurus mkks dipropinsi lampung yang sepertinya menjadi corong penyambung perintah yang mengatas namakan urusan ataupun titipan penguasa BE 1 kepada mkks masing masing kabupaten ,dalam kesempatan mkks memberikan lampiran daftar pembelian buku yang terlampir untuk masing masing kepala sekolah lengkap dengan daftar buku harga ,bahkan sampai pada urusan pembelian seragam khusus pun sekolah diintervensi dan diarahkan pada konveksi tertentu kejadian tahun 2025 akan terjadi lagi didepan mata ,2026 ini
Menurut Fadly ketua PAKP Lampung setelah melaporkan beberapa sekolah dikejati mengatakan,seperti ya Kejati jalan ditempat terkait urusan dugaan gratifikasi cashback dilampung. Sangat besar. sekolah negeri maupun swasta kami kan melaporkan. Di kejagung u tung menjadi Atensi kepada Kejati. Lampung untuk memeriksa dana bos terkait cashback yang. Sepertinya tenang tenang saja
Berikut kami soroti pengadaan buku di SMAN 1 TRIMURJO kegiatan yang sudah. Terencana melalui ARKAS masing masing sekolah ini bukan untuk
Menjadi ajang pesta bagi bagi untung uang negara senilai. Milyaran mengalir kekantung kantung dompet kuasa pengguna anggaran sekolah,pada kegiatan pengembangan perpustakaan ,mengingat. Adanya fee ,discount,rabat pengembalian cashback dari vendor yang telah disepakati .
Dari hasil pembelian dan penjualan buku (BOS)sekolah , kami sebutkan sekolah sekolah. Yang diduga meraup uang hasil bagi bagi untung uang negara
Dugaan bagi bagi untung uang negara. Gratifikasi cashback
pembelian buku tahun 2020 hingga 2025 mencapai. Kurang lebih dari. RP 500 JUTAAN sebab dari pembelian tersebut adanya cashback discount ,fee 40 persen tidak dilaporkan kurang lebih 200 jutaan penerbit mengeluarkan cashback kepsek (tidak melaporkan. )
Sudah seharusnya APH Aparat penegak hukum propinsi Propinsi lampung segera memeriksa indikasi adanya bagi bagi untung uang negara berkaitan dengan dana cashback buku dimana vendor dan pihak sekolah melakukan kesepakatan ,sekolah membayarkan seolah. Sesuai dengan jumlah. Neto yang tertera,namun. Discount yang. Diberikan tidak terlampir dalam nota nota pembayaran buku disekolah,melainkan discon ,rabat ,atau pengembalian cashback diduga dib
erikan. Secara tunai kepada oknum oknum kepala sekolah,
Kemudian terkait pembelian barang dan jasa yg tahun anggaran. 2020 hingga 2024
terkait konfirmasi diduga kesepakatan ilegal terkait laporan bos 2023 hingga 2024
Indikasi Laporan invoice ataupun nota pembayaran tidak sesuai real nya kegiatan belanja barang dan jasa sebagian besar laporan keuangan bos tidak real ,sekolah mengunakan perusahaan siplah guna mendapatkan invoice ,guna kelengkapan laporan
Adanya dugaan markup sebagai contoh cetak pengadaan Soal ,dengan harga sejumlah. Tertera DI Invoice namun harga cetak sebenernya copy realnya hanya Rp 200 , ditambah susun dan pack, tidak lebih dari 4ratus perak lsm i juga meyakini dokumen berita acara serah terima pada aplikasi siplah belanja dana bos dokumentasi pada gambar yang diunggah tanda bukti belanja. Tidak menunjukan transaksi yang sebenernya kepala sekolah IMAN ABIWORO melalui pesan dino telp +62 858-xxxx-5609 kendati aktif tidak menjawab @tem






