Transaksi pembelian Buku di SMAN 1 Punggur diDuga Adanya Bagi Bagi Untung uang negara

Didi Nuryadi kepsek

Pandawanews//Lamteng

Adanya dugaan gratifikasi cashback terkait bagi bagi untung uang negara mengarah pada adanya cashback ,menjadi atensi kejaksaan tinggi Lampung untuk memeriksa anggaran dana bos tahun 2024 hingga 2025,terlebih ditahun 2026 yang akan berjalan ini ,menurut. Keterangan informasi MKKS menjadi perpanjangan tangan dinas pendidikan propinsi Lampung,menurut keterangan Sumber kepala kepala sekolah diberikan Brosur yang ditujukan ke sekolah sekolah,dengan brosur yang berisi daftar buku dan harga

Sebagai mana telah diatur
Pasal 12B Ayat (1) UU 31/1999 jo UU 20/2001: Mendefinisikan gratifikasi sebagai pemberian dalam arti luas (uang, barang, diskon, dll.) yang diterima PN dianggap suap jika terkait jabatan dan bertentangan dengan tugasnya.
Pasal 12C Ayat (1) UU 31/1999 jo UU 20/2001: Ketentuan Pasal 12B tidak berlaku jika PN melaporkan gratifikasi yang diterima kepada KPK.
Pasal 12C Ayat (2) UU 31/1999 jo UU 20/2001: Pelaporan wajib dilakukan paling lambat 30 hari kerja sejak gratifikasi diterima.

Dugaan bagi bagi untung uang negara. Gratifikasi cashback di SMAN 1 Punggur

berdasarkan laporan realisasi anggaran yang dilaporkan pada. Kementrian melalui. Jagakpk /jaga.id dan perhitungan estimasi cashback yang diterima yang tidak pernah. Dilaporkan dalam pembukuan keuangan.

Tahun 2024 pengadaan buku

Tahap l Rp. 38.305.000

Tahap ll Rp.111.695.000

Tahun 2025
Tahap Rp 150.000.000

Tahap Rp 100.000.000

Total pembelian buku tahun 2024 sd 2025 kurang lebih
berjumlah Rp 499 utaan dengan discount ,fee 40 persen maka diduga jumlah cashback pembelian buku
Sebesar Rp 190 JUTAAN

Sudah seharusnya APH Aparat penegak hukum propinsi LAMPUNG segera memeriksa indikasi adanya bagi bagi untung uang negara berkaitan dengan dana cashback buku dimana vendor dan pihak sekolah melakukan kesepakatan ,sekolah membayarkan seolah. Sesuai dengan jumlah. Neto yang tertera,namun. Discount yang. Diberikan tidak terlampir dalam nota nota pembayaran buku disekolah,melainkan discon ,rabat ,atau pengembalian cashback diduga diberikan. Secara tunai kepada oknum oknum kepala sekolah,kepsek Didi Nuryadi saat dihubungi awak media melalui telepon tidak merespon atau menjawab meskipun ponsel dalam keadaan aktif@ibn