🌊 BAHASA ADALAH PINTU, BUDAYA ADALAH JIWANYA 🌊

(pun)putrwan jaya ningrat

 

pandawanews//krui

> Ketua MKKS SMA Kabupaten Pesisir Barat | Kepala SMAN 1 Pesisir Tengah (SMAN 1 Krui) | Inovator Pendidikan Lampung 2024 Di ujung barat Lampung, pendidikan tidak hanya dimaknai sebagai angka dan ijazah. Di tangan sosok inovator, pendidikan menjadi gerakan kebudayaan. Itulah yang dibawa *Pun Putrawan Jaya Ningrat, S.Pd., M.Si.*

 

Sebagai Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Pesisir Barat dan Kepala SMAN 1 Pesisir Tengah – yang dikenal masyarakat sebagai SMAN 1 Krui – sosok yang akrab disapa Pak Putrawan ini konsisten mengusung satu filosofi kuat:

 

> _“Jika suatu bangsa kehilangan budayanya selama satu tahun, maka ia telah tertinggal seratus tahun.”_

 

Filosofi itu ia terjemahkan menjadi aksi nyata di sekolah yang ia pimpin.

 

#### Dari Krui untuk Lampung: Sekolah Unggul Berakar Budaya

 

Di bawah kepemimpinan Putrawan Jaya Ningrat, SMAN 1 Pesisir Tengah resmi ditetapkan sebagai *Salah Satu Sekolah Unggul di Provinsi Lampung* berdasarkan SK Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung No: 800/1180/V.01/DP.2/2025. Penetapan dari 35 SMA se-Provinsi Lampung ini menjadi bukti bahwa sekolah pesisir mampu unggul secara akademik, karakter, dan inovasi pembelajaran. 2c0c

 

Prestasi tersebut tidak lepas dari rekam jejaknya sebagai Sekolah Penggerak dan komitmennya dalam pembinaan karakter siswa. 48a9

 

Bagi Putrawan, keunggulan tidak boleh membuat generasi tercerabut dari akar. Karena itu, di SMAN 1 Krui ia menggerakkan program:

 

*1. Gerakan Literasi Bahasa Lampung Pesisir*

Siswa dibiasakan menggunakan bahasa daerah dalam kegiatan literasi dan seni, karena bahasa adalah pintu masuk peradaban.

 

*2. Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal*

Gotong royong, piil pesenggiri, dan nemui nyimah diinternalisasi dalam ekstrakurikuler dan pembinaan OSIS.

 

*3. Inovasi Digital Tanpa Lupa Tradisi*

Sebagai Inovator Pendidikan Lampung 2024, ia mendorong guru-guru SMA se-Pesisir Barat melalui MKKS untuk adaptif teknologi, namun tetap menjadikan budaya Lampung sebagai konten pembelajaran.

 

#### Sejalan dengan Visi Lampung Maju

 

Langkah ini sejalan dengan visi Gubernur Lampung *Rahmat Mirzani Djausal* untuk mewujudkan *Lampung Maju Menuju Indonesia Emas* – generasi yang cakap secara global, namun kokoh secara budaya.

 

” Tugas kita bukan hanya mencetak lulusan yang bisa bersaing di universitas top dan dunia kerja, tapi menyiapkan generasi Pesisir Barat yang siap menyapa dunia tanpa lupa akar budaya Lampung. Bahasa Inggris itu penting untuk masa depan, tapi Bahasa Lampung adalah jati diri kita,” tegas Putrawan.

 

Kepeduliannya pada siswa juga terlihat dari komitmennya memberikan dukungan penuh dan pendampingan, termasuk memastikan setiap anak didik mendapat hak pendidikan dan pembinaan karakter secara menyeluruh.

Kini, dari Krui, ia mengajak semua pihak – guru, orang tua, dan pemerintah pekon – untuk kembali melihat pendidikan sebagai ekosistem budaya.

 

*Karena dari Pesisir Barat, kita belajar: untuk menjadi hebat di mata dunia, kita harus kuat di akar sendiri@ibnu