{"id":2923,"date":"2026-09-14T08:15:29","date_gmt":"2026-09-14T08:15:29","guid":{"rendered":"https:\/\/pandawanews.my.id\/?p=2923"},"modified":"2026-09-14T09:55:21","modified_gmt":"2026-09-14T09:55:21","slug":"2923","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pandawanews.my.id\/?p=2923","title":{"rendered":"Bongkar! Dugaan Honor Fiktif Rp342 Juta di SMKN 1 Liwa Dilaporkan ke Kejati`"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2922\" src=\"https:\/\/pandawanews.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-4.jpeg\" alt=\"\" width=\"516\" height=\"387\" srcset=\"https:\/\/pandawanews.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-4.jpeg 516w, https:\/\/pandawanews.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-4-300x225.jpeg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 516px) 100vw, 516px\" \/><\/p>\n<p>*LAMPUNG BARAT* \u2013 Dugaan penyelewengan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) kembali menyeret SMK Negeri 1 Liwa, Kabupaten Lampung Barat. Lembaga pemerhati pendidikan dan LSM Pakp\u00a0 mendesak Kejaksaan Tinggi Lampung mengusut dugaan pembayaran honor &#8220;fiktif&#8221; tahun 2024 senilai *Rp342.680.000*.<\/p>\n<p>Dugaan ini diungkap fadly ketua umum PAKP\u00a0 dalam rilis yang diterima media, Kamis (24\/7\/2025). Ia menyebut laporan realisasi SMKN 1 Liwa mencatat pembayaran honor sebesar *Rp515.480.000* untuk 20 Guru dan Tenaga Kependidikan.<\/p>\n<p>*8 Nama Diduga Terima Honor Tanpa NUPTK*<\/p>\n<p>Fadly menyoroti kejanggalan dari jumlah penerima. Berdasarkan Juknis BOSP Permendikbudristek Nomor 63 Tahun 2023, honor dari dana BOSP hanya boleh dibayarkan kepada guru dan tenaga kependidikan yang terdaftar di Dapodik dan memiliki NUPTK.<\/p>\n<p>\u201cDari 20 orang itu, hanya 12 yang memiliki NUPTK. Artinya maksimal anggaran yang boleh dibayarkan hanya Rp172.800.000. Ada selisih Rp342.680.000 yang diduga kuat dibayarkan kepada orang yang tidak berhak,\u201d tegas fadly<\/p>\n<p>8 nama yang disebut belum memiliki NUPTK namun tetap menerima honor adalah:<br \/>\n*A. Heri Amrin, Afri Satria, Ardywilanda Tuala, Budi Kurniawan, Chairol Anam, Erniyunita Sari, Muhammad Riki Herdian, dan Taspendi.*<\/p>\n<p>\u201cIni jelas melanggar juknis. Negara diduga dirugikan ratusan juta hanya dalam 1 tahun anggaran,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>*akan\u00a0 Dilaporkan ke Kejati Lampung.<\/p>\n<p>Ketua Umum DPP PAKP\u00a0 Fadly meminta Kejati segera memanggil dan memeriksa pihak terkait, serta melakukan penggeledahan untuk mengamankan barang bukti.<\/p>\n<p>\u201cKami minta Kejati Lampung bertindak cepat. Ini uang negara untuk mencerdaskan anak bangsa. Jangan sampai dikorupsi,\u201d katanya<\/p>\n<p>*Pihak Sekolah Belum Beri Klarifikasi*<\/p>\n<p>Hingga berita ini diturunkan, pihak SMKN 1 Liwa belum memberikan tanggapan resmi terkait konfirmasi yang dilayangkan. Upaya konfirmasi melalui telepon sekolah juga belum mendapat jawaban.<\/p>\n<p>Kepala SMKN 1 Liwa yang disebut dalam beberapa pemberitaan terakhir adalah tri yunita pada tahun 2024<\/p>\n<p>*Catatan:*<br \/>\nSesuai Juknis BOSP, NUPTK adalah syarat mutlak. Pelanggaran dalam pengelolaan dana BOS dapat dikenai sanksi administratif hingga proses hukum tindak pidana korupsi.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p>*BOX: DUGAAN KERUGIAN NEGARA SMKN 1 LIWA 2024*<br \/>\nUraian Jumlah<br \/>\nTotal Realisasi Honor Rp515.480.000<br \/>\nJumlah Penerima Dilaporkan 20 Orang<br \/>\nYang Memenuhi Syarat \/ Punya NUPTK 12 Orang<br \/>\nSeharusnya Anggaran Rp172.800.000<br \/>\n**Dugaan Kerugian Negara** **Rp342.680.000* ibnu<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>*LAMPUNG BARAT* \u2013 Dugaan penyelewengan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) kembali menyeret SMK Negeri&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2923","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pandawanews.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2923","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pandawanews.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pandawanews.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pandawanews.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pandawanews.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2923"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/pandawanews.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2923\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2926,"href":"https:\/\/pandawanews.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2923\/revisions\/2926"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pandawanews.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2923"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pandawanews.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2923"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pandawanews.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2923"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}